Senin, 16 November 2009

BATU MANI GAJAH

Mani Gajah, cara meramu, pengetesan keaslian, dan kegunaan

Pengetesan keaslian.

cara tau asli apa engga tentang mani gajah kristal, kerok sedikit manigajah, lalu ditanam didalam tanah lebih kurang sejengkal setelah itu timbun pake tanah dan kasi beras diatasnya.. kemudian lepaskan beberapa ekor ayam diatasnya sehingga pada makan2 , nanti perhatikan, si ayam terus matok2 tanah walaupun beras udah abis ayam tidak akan berhenti matok dan terus mencakar2 tanah tsb sampai terbongkar abis mani gajah yg ada dalam tanah.. itu berarti aseli..

jika mani gajah palsu, begitu beras abis, begitu ayam lsg pergi..

Alkisah MANI GAJAH :

Ada seekor gajah yg luar biasa gagah, walaupun dia sangat ditakuti dan diikuti banyak gajah2 lain, tapi dia suka menyendiri. Suku anak dalam (Kubu) menyebutnya dengan nama GAJAH TUNGGAL. Inilah Rajanya Gajah, layaknya The Mammouth dari Himalaya.
Jika ia berjalan di tengah rimba, bahkan sang Raja Rimba (Harimau) akan segera menyingkir pergi jauh-jauh, tidak mau berpapasan dgn Gajah Tunggal tersebut.
Dan ketika masanya Purnama bersinar terang, maka birahi sang gajah pun naik. Mulailah ia tampakkan kegarangannya, mengibas kesana-sini apapun yg menghalangi jalannya.
Sekumpulan gajah segera membentuk lingkaran, dengan gajah2 betina dalam lingkaran tersebut. Dan masuklah Gajah Tunggal ke dlm lingkaran tsb sambil mulai memilih, mana2
gajah betina yg ia sukai.
Terjadilah acara sakral si Gajah melaksanakan perkawinannya.. Ada yg pernah mengintip dari kejauhan dan menyatakan keheranannya, gajah betina mengambil posisi terlentang ,katanya.. mereka bersetubuh layaknya manusia. (jgn2 ikut sange juga nih pengintipnya..hehe..)

Dan saat inilah yang ditunggu-tunggu oleh suku anak dalam. Usai sang Gajah bersetubuh, biasanya dia akan memeriksa sisa2 spermanya yang jatuh ketanah, dan segera menguburnya dengan sangat teliti. Setelah sang Gajah yakin dan lalu pergi bersama rombongannya,
segeralah org2 yg mengintip tadi berlari dan memberi tanda pada tempat di mana sang mengubur gajahmani nya itu. sesegera itu pulalah orang2 itu, secepatnya lari dan pergi pulang ke kampungnya.
mereka berkata, sang Gajah suka mengontrol kembali tiba2 ke tempat itu, jk ia melihat ada orang, maka org itu dikejar tanpa henti sampai mati org tersebut.

Mereka2 yg berhasil menggali kembali kuburan mani gajah itu biasanya akan mendapatkan Mani Gajah yg Sudah Mengkristal lembut, dan semakin lama, semakin mengeras menjadi batu.
Inilah yg kemudian diolah dengan ramuan tertentu menjadi Minyak Pelet Mani Gajah.

Cara meramunya

satu butir MG ukuran pentol korek bisa dicampur kurang lebih 100 cc minyak kelapa tunggal
namun jika minyak kelapa tunggal jg cuma ada sedikit pun tidak masalah, misal; cuma ada satu botol kecil ukuran 2 cc, campur aja dahulu, setelah itu campur lagi 100 cc minyak kelapa hijau
nah itu sudah cukup dan jadi..

sehingga yg digunakan, bisa kita ambil saja ramuan tadi seukuran satu botol kecil (2cc), dan itu saja yg dibawa2 biangnya biarkan saja kita simpan dirumah

selanjutnya, yg dibotol kecil tadi harus kita beri makan yaitu diberi sepotong kecil emas, atau bubuk emas murni secukupnya serta diberi sedikit kapas mentah yg sudah jatuh dari pohonnya
yaitu kita cari saat hari jumat (kapas mentah tersebut) inilah yg disebut dia "kapas siluman"

nah pada saat purnama penuh tiba biang MG dan turunannya yg di botol kecil itu kita jemur dibawah sinar purnama.. kurang lebih 2 jam, dari jam 10 s.d. 12 malam..

untuk yg lebih mantap lagisi MG yang dibotol kecil tadi sebaiknya kalau "punya kesabaran"
sebaiknya setelah di purnama in lalu di pendam dalam tanah selama 40 hari
atau afdolnya selama 100 hari..dan jadilah minyak MG kualitas "super"

gunanya antara lain:

- membantu kelancaran usaha
- aman dari "kerusuhan"
- disenangi dalam pergaulan
- pelet

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Memuat...